Kebiasaan Buruk Yang Membuat Kulit Kita Cepat Keriput!

Posted by on Jun 29, 2016 in Tips Cantik | 0 comments

Biasanya keriput akan mulai kita rasakan di usia menginjak 40 tahun, keriput merupakan bagian dari penuaan. Tapi, bukan berarti Anda tak bisa mengalaminya saat berusia 20-an. Terlebih jika Anda kerap melakukan kebiasaan buruk pada wajah dan tubuh Anda.

Apa seh kebiasaan kita yang memicu kulit wajah lebih cepat berkeriput.?mari kita lihat dan semoga kita bisa menghindarinya.

Merokok
Merokok merupakan penyebab paling umum dari keriput. “Ada penelitian (pada dua orang kembar) yang menunjukkan bukti ini. Yang satu tidak merokok dan kulitnya terlihat awet muda dan segar. Sedangkan kembarannya yang merokok terlihat jauh lebih tua,” kata Joel Schlessinger, MD, dokter kulit bersertifikat juga ahli bedah kosmetik cara mengencangkan kulit keriput “Jadi, hentikan rokok untuk menghilangkan keriput Anda!”

Pola Makan
Anda ingin punya kulit yang sehat dan terlihat muda? Ada pepatah lama yang mengatakan, “You are what you eat (Anda adalah apa yang Anda makan)”. Terlalu banyak mengonsumsi gula dan glikemik tidak hanya membuat berat badan Anda meningkat tapi juga membuat Anda terlihat lebih tua.

“Melalui proses perusakan yang disebut glikasi, molekul gula menempel pada protein dalam kulit (termasuk kolagen) dan menyebabkannya kaku dan cacat,” kata Roshini Rajapaksa, MD, ahli pencernaan (gastroenterologist ) dan pendiri TULA.

Kondisi ini menyebabkan hilangnya elastisitas dan kontur wajah, wajah terlihat seperti membengkak, dan terdapat garis-garis halus. Gula halus dan karbohidrat sederhana lainnya juga memicu peradangan di seluruh tubuh dengan menyebabkan tingkat insulin meroket.

Peradangan menghasilkan enzim yang memecah kolagen dan elastin yang menyebabkan kulit kendur dan keriput. “Jadi kurangi asupan gula halus dan karbohidrat untuk mempertahankan elastisitas kulit Anda.”

Alkohol
James C Marotta, MD, ahli bedah plastik wajah bersertifikat, mengatakan, semua jenis alkohol membuat kulit dehidrasi dan terlihat tidak segar di pagi hari. Seiring waktu, kulit bisa kehilangan elastisitas dan membentuk keriput.

“Selain itu, alkohol juga berdampak negatif pada level vitamin A yang merupakan antioksidan penting untuk kulit, tubuh, regenerasi sel-sel baru, dan produksi kolagen. Bila jumlah kolagen rendah, elastisitas kulit juga berkurang,” kata Marotta.

Permen Karet
Kata Schlessinger, terlalu sering mengonsumsi permen karet bisa menyebabkan kerutan di area mulut bagian bawah dan masalah lain dalam struktur mulut. hmm kok bisa ya? berarti anggapan makan permen karet akan mengencangkan kulit menjadi di ragukan ya.

Tidak Menghapus Riasan
Sebelum tidur, bersihkanlah wajah Anda dari sisa riasan. Bila dibiarkan, riasan akan menumpuk ke dalam pori-pori dan menghambat produksi kolagen juga elastin. Dengan kata lain, Anda mempercepat proses penuaan dan keriput.

Mengorek Jerawat
Berhentilah mengorek jerawat di wajah Anda. Biarkan mereka keluar sendiri atau gunakan produk alami untuk menghilangkannya. Pengorekan bisa menyebabkan iritasi, luka, dan keriput.

Menarik Kulit
Saat mengaplikasikan eye shadow atau eyeliner, sadarkah Anda melakukannya sambil menarik ujung mata? Praktik ini ternyata bisa menciptakan kerutan.

Tak Memakai Tabir Surya
Meski sudah tahu betapa besar manfaat tabir surya, tapi masih banyak orang yang melewatkannya. Meski hanya beberapa menit, paparan sinar matahari dapat menyebabkan kerusakan kolagen, serta merespon garis-garis halus dan kerutan keluar.

Jadi, kenakan tabir surya setiap hari, tidak hanya di kala panas tapi juga hujan. Pilih SPF 30 dan mengandung zinc oxide atau titanium dioksida.

Posisi Tidur
Jangan menumpukan kepala Anda pada bagian wajah di bantal saat tidur, karena itu bisa membuat wajah cepat keriput. Sebagai alternatif, pilihlah posisi tidur terlentang.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>